Tampilkan postingan dengan label menteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menteri. Tampilkan semua postingan

Rabu, Agustus 08, 2012

LUPA

http://www.sangbaco.com/2011/12/karena-kita-sama-sama-pelupa-tak.html
Kliwir adik Klowor sudah besar. Sudah masuk sekolah SMP. dan sudah berani mengeluarkan hak interpelasi dan hak angket di keluarganya.Hak interpolasi ditujukan ke 'emak'-nya, Saropah, "Mak jualan jamu gendhong botolan itu harus jelas lho, botolnya bolehnya beli dari mana?"

Hak angket ditujukan kepada bapaknya, Mat Pithi, "Pak, hasil usaha tarik becak Bapak harus jelas lho pembagiannya. Hayo yang buat jajan SOTO SULUNG tiap hari berapa? Yang untuk makan di rumah berapa? Harus rinci dan jelas, Pak...!" Dah pokoknya Kliwir memang cerdas. Kecerdasan dan keberaniannya mengeluarkan OPINI melebihi KLOWOR dan para pengamat yang sering tampil di TV. Cuma ya itu kelemahan Kliwir adalah PELUPA.

Suatu hari pas mata pelajaran Bahasa Indonesia, Kliwir ditunjuk Pak Guru (PG) maju ke depan untuk membacakan ringkasan cerita karangan tugas dua minggu sebelumnya. Yaaah, memang Kliwir Mat Pithi Putra ini jagoan dan berani berdebat dengan PG:
  • "Kliwir, ayo bacakan karanganmu!"
  • "Lho, kok saya, Pak?"
  • "Lhaaah, minggu lalu kan sudah Bapak pesan, kalau hari ini giliran kamu membacakan karangan?"
  • "Wah.. lupa Pak?"
  • "Lho kamu kan sudah diajari sama Pak Koya, tentang administrasi. Semua kan perlu ada catatannya"
  • "Iya, memang Pak. Tapi sekarang saya benar-benar lupa"
  • "Apa kamu tidak punya catatan harian?"
  • "Punya, Pak. Sesuai ajaran Pak Koya" 
  • "Kenapa kamu tidak ingat kalau pada hari ini giliranmu membacakan karanganmu? Apa coba isi atau hal-hal yang kamu catat di buku catatan harian"  (Guru Bahasa Indonesia Rek, ngomongnya ya begitu, menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar)
  • "Justru di situ letak masalahnya, Pak! Saya memang selalu mencatat apa-apa yang perlu, termasuk bila ada rencana, janji, jadwal pelajaran minggu yad, dsb. Soalnya saya kan pelupa." 
  • "Lha iyo..terus kenapa bisa lupa?" (sorry pak guru ketenta basa jawa)
  • "Maaf pak.... waktu itu saya lupa membawa buku catatan harian itu. Dan tadi pagi lupa pula membawanya..."
[kenang-2an ribut-ribut Century..]
Monggo sing ngersakake pesen HERBAL AJAIB, PROPOLIS lan MELIA BIYANG, enggal rawuh ing www.kdpbiz.com. Kula aturi ngunduh formulir pendaftarane, isi, terus kirim nang denggleng@yahoo.com utawa stokis@probeyoung.com


Kamis, Oktober 22, 2009

Rujak Silet

Walah, kapan kae aku kok yo diundang tetemuan nang ngayogyokarto. Lha sing ngundang konco-konco saka departemen pertanian.

Pas ngono kok yo onok ae sing ndhagel. Jarene kancaku mau: "Wah Mas, wingi-wingi pas Pak eSBeYe ngundangi calon-calon menteri, konco-konco nang kantor wis rencana tuku silet, lho"

"Lho gae opo?"
"Silet yo gae nyukur jenggot tah brengos.."
"Lha ngopo to?"
"Yo bek-beke mengko menteri sing kepilih uduk soko PeKaeS...."
"Njut...?"
"Yo konco-konco sing maune klimis yo bakal nyukur jenggote"
"Lha ning?"
"Yo iku, sing dipilih Pak BeYe, pancet soko PeKaeS, ngono lho?"
"Hayaaah... mentan anyar iku uduk PKS, tapekno PKB...."
"Ngawur ae sampiyan.. jelas PKS ngono lho, malah jenggote lebih tebel mbangane Pak Anton..."
"PKB to wis...!"
"PKB mik entuk menteri 2 ngono lho..."
"PKB = PKS Banget..."
"Semprul....!!!"